PERPAMSI - Persatuan Perusahaan Air Minum di Seluruh Indonesia
klik di sini untuk cetak



ANTISIPASI MENGHADAPI IDUL FITRI

Sumber: (http://gerbang.jabar.go.id/kotasukabumi/index.php?index=16&idberita=144)




 

Pemerintah kota Sukabumi mempunyai suatu komitmen yang tinggi dalam melayani masyarakat khususnya dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru. Sehingga pada tanggal 25 Oktober 2005 dilaksanakan rapat koordinasi antara muspida dengan dinas instansi dan seluruh stake holder untuk menciptakan kondisi sukses yang meliputi sukses keamanan dan ketertiban, sukses kesejahteraan, sukses pelayanan umum dan sukses pelayanan transportasi.

Melalui rapat koordinasi tersebut diharapkan oleh Walikota Sukabumi untuk dilakukan konsinyir dari pihak instansi terkait seperti halnya dari Polres, Pol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, PDAM, dan Dinas Perindagkop sesuai dengan bidang garapannya.

Untuk menciptakan rasa aman, maka Dandim 0607 menghimbau kepada peserta rapat agar mewaspadai terjadinya bencana longsor, kebakaran dan antisipasi paska meledaknya Bom Bali II dan mempersiapkan alat-alat berat untuk antisipasi terjadinya bencana, disamping itu pula pemadan kebakaran diharapkan stand by untuk antisipasi dini.

Lebih lanjut Walikota Sukabumi, H. Mokh. Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. memberikan arahan kepada masyarakat agar seluruh komponen yg bertanggung jawab dalam bidang keamanan seperti halnya Dandim, Polres dan Pol PP melakukan konsinyir ditempat-tempat keramaian umum dan lokasi rawan macet. Sedangkan untuk perangkat daerah termasuk didalamnya camat dan lurah harus melakukan siskamling dan mewaspadai terhadap orang asing yang tidak dikenal.

Sedangkan untuk memberikan jaminan kesejahteraan, Walikota menghimbau kepada Dinas Perindagkop dan Hiswana Migas untuk memonitor dan berkoordinasi lebih lanjut dengan Dolog serta pihak distributor agar 9 bahan pokok tersedia sesuai dengan yang dibutuhkan masyarakat. Bahkan Dinas Perindagkop harus melakukan pemantauan terhadap expired dari barang-barang kemasan. Adapun untuk Dinas Kesehatan dan RSUD disaat menjelang hari raya Idul Fitri harus membuat daftar piket disetiap puskesmas dan rumah sakit. Lebih jauh Walikota mengharapkan agar Kepala Dinas Kesehatan memeriksa ketersediaan obat dan menugaskan petugas medis.

Sukses di bidang pelayanan umum, Walikota mengadakan pengecekan kepada Direktur PDAM Sukabumi agar air tersedia dengan baik walaupun pada kenyataannya debet air sampai saat ini dirasakan sangat kurang seperti halnya dari Cigadog yang targetnya 50 liter per detik hanya 14 liter perdetik, Batu Karut dari 150 per detik hanya 60 liter perdetik begitupun dengan Cinumpang oleh karenanya dilakukan solusi oleh Direktur PDAM dengan cara penggiliran. Untuk masalah listrik yang dikelola untuk PLN melalui APJ Sukabumi tidak ada masalah, sampai saat ini untuk Jawa dan Bali tersedia 990 MW. Dengan demikian APJ didepan para peserta rapat koordinasi menjamin tidak ada pemadaman di saat hari raya Idul Fitri.

Demi terciptanya sukses transportasi Walikota meminta kepada Dinas Perhubungan untuk membuat rencana operasional tentang pengelolaan/pelayanan transportasi antar kota yaitu untuk mengantisipasi arus mudik dan arus balik. Kepala Dinas Perhubungan menjelaskan kepada Walikota bahwa pelayanan yang akan dilakukan dengan mengerahkan 450 armada untuk melayani 24.000 penumpang dan diperkirakan yang akan dilayani langsung di terminal sebanyak 15.000 penumpang.

Kelancaran arus mudik itu diantisipasi pula oleh pihak Polres dengan mendirikan pos-pos aju dibeberapa titik, baik yang ada di wilayah Cisaat, Sukabumi Kota, Sukaraja maupun di Sukalarang. Di setiap pos gatur akan ditempatkan beberapa orang personal yang terdiri dari unsur Polres, unsur Pol PP, unsur Ormas seperti halnya RAPI dan KBPPP. Diharapkan dengan ditempatkannya beberapa personel di pos aju akan mudah terantisipasi disaat terjadinya kemacetan dan kecelakaan lalu lintas untuk dirujuk ke pusat-pusat pelayanan kesehatan di Kota Sukabumi baik yang ada di puskesmas maupun RSUD.