PERPAMSI - Persatuan Perusahaan Air Minum di Seluruh Indonesia
klik di sini untuk cetak

Warga Pontianak Mulai Kekurangan Air Bersih

http://www.suarapembaruan.com/News/2004/07/09/Nusantar/nusa14.htm

SUARA PEMBARUAN DAILY
PONTIANAK - Sejak satu minggu terakhir ini, warga Kota Pontianak mulai mengeluh akibat kekurangan suplai air bersih dari PDAM. Menurut pantauan Pembaruan selama sepekan terakhir, untuk mendapatkan air bersih, warga mulai antre di PDAM dan lokasi tempat penampungan air milik PDAM.

Susilawati (30) salah seorang ibu rumah tangga kepada Pembaruan mengatakan, sejak satu minggu terakhir, suplai air bersih dari PDAM tidak lancar.

Akibatnya, untuk memenuhi kebutuhan air bersih, khususnya untuk mandi dan cuci, dia harus antre ke PDAM. Sementara untuk air minum, keluarganya masih memiliki persediaan air hujan yang disimpan di dalam tempayan. Namun persediaan itu sudah hampir habis.

"Jika dalam satu minggu ke depan tidak turun hujan, diperkirakan air hujan untuk minum itu akan habis. Dengan demikian, terpaksa harus menggunakan air PDAM untuk minum atau memasak," katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalbar LH Kadir kepada wartawan mengatakan, hendaknya warga menghemat penggunaan air bersih. Sebab sekarang ini terjadi musim kemarau yang sangat berdampak terhadap bahan baku air PDAM.

"Bahan baku air untuk PDAM adalah dari Sungai Kapuas. Sementara sekarang ini Sungai Kapuas mulai surut karena tidak ada suplai dari hulu akibat terjadinya kemarau," katanya.

Ia mengatakan, akibat kemarau yang berkepanjangan ini diperkirakan ratusan hektare padi di wilayah kabupaten Pontianak, khususnya di Kecamatan Kakap hampir puso. Sebab tidak ada persediaan air untuk padi yang baru berumur sekitar dua bulan tersebut.

Sebenarnya, di lokasi tersebut ada sungai, namun airnya sudah masuk air laut. Jika disedot, yang mengalir adalah air asin. Untuk itu pihaknya akan segera melakukan rapat koordinasi untuk mengambil langkah antisipasi terhadap dampak musim kemarau yang berkepanjangan ini. (146)