![]() |
| Intrusi Air Laut Ancam Sungai Mahakam http://www.suaramerdeka.com/cybernews/harian/0407/04/nas9.htm Minggu 4 Juli 2004 "Diprediksikan jika dalam dua minggu terakhir tidak diguyur hujan maka kawasan Sungai Mahakam yang melintasi Samarinda akan terancam intrusi air laut, tidak hanya kawasan Kukar," kata Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Samarinda, Ir Fathurrachman di Samarinda, Minggu. Ia mengatakan bahwa intrusi air laut telah masuk pada kawasan Pulau Atas Kecamatan Anggana karena daerah itu paling dekat dengan muara sungai Mahakam yang menuju ke laut. "Intrusi air laut di Sungai Mahakam diperkirakan puncaknya pada 15-17 Juli 2004," tambahnya lagi. PDAM terpaksa tidak mengoperasikan intake dan instalasi pengolahan air (IPA) yang mendistribusikan air bersih di kawasan tersebut untuk sementara, karena bahan baku air bersih Sungai Mahakam telah terintrusi air laut. Menurutnya jika dalam dua minggu Samarinda dan sekitarnya tidak diguyur hujan maka intrusi air laut akan terus masuk hingga ke intake lainnya, yaitu pada kawasan Palaran, Selili, Gajah dan intake Karang Asam dan kadar garam melebihi ambang batas 250 Ppm maka PDAM terpaksa menghentikan produksi air bersih. PDAM Samarinda sudah membangun intake Loa Kulu berkapsitas 400 liter perdetik (di Kabupaten Kutai Kartanegera) lokasinya di Hulu Mahakam yang selama ini tidak pernah terintrusi air laut, namun untuk pembuatan instalasi pengolahan air di Bendang belum rampung. "Intake Loa Kulu dan IPA Bendang untuk antisipasi PDAM Samarinda dalam pengolahan air bersih di musim kemarau," katanya. Menurutnya untuk mengantisipasi pasokan air pada musim kemarau maka pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Pemkot Samarinda serta pihak swasta untuk pendistribusian air bersih kepada warga. Kepada warga diminta agar mengisi penampungan sebanyak-banyakanya untuk persedian kemarau dan mengaktifkan sumur-sumur bor yang ada di masyarakat. Jika pendistribusian air bersih PDAM dihentikan maka pihaknya akan memberikan pelayanan kepada warga dengan mobil tangki. "Hingga saat ini pendistribusian air bersih kepelanggan masih lancar, karena intrusi air laut masih di muara sungai dan kami terus memantau kadar garam di Sungai Mahakam," kata Faturrachman.( ant/CN07 )
|