Hasil Studi dan Lokakarya Panduan Informasi Berbasis Kinerja
Bagi PDAM Yang Berorientasi Stakeholder
Berdasarkan hasil studi pemberdayaan PDAM melalui penguatan
dengan stakeholder yang telah diselenggarakan oleh PERPAMSI bekerjasama dengan USAID pada bulan Juni 2003, PERPAMSI
memandang perlu menindaklanjuti dengan studi yang lebih implementatif untuk memfasilitasi PDAM dalam mengupayakan
peningkatan kinerja pelayanan.
Atas bantuan pihak US-EAP/USAID bekerjasama dengan The Asia Foundation, diwujudkan dalam
bentuk studi Panduan Informasi Berbasis Kinerja Bagi PDAM Yang Beroreintasi Stakeholder, selama periode Bulan Juli - September
2005.
1. Nama Program
Strengthening Stakeholder Institutional Arrangement
and PDAM Relationship (SSIAPR )
2. Lama Program
3 (tiga) bulan, mulai Bulan Juli s/d September
2005
3. Dasar Kegiatan
Letter of Agreement Project No : 30418, Kesepakatan
kerjasama antara PERPAMSI dengan The Asia Foundation (TAF)
4. Maksud & Tujuan
1. Menciptakan modul implementasi pelayanan informasi
air minum berorientasi kebutuhan stakeholder
2. Memberikan referensi bagi manajemen PDAM dalam
menyampaikan informasi tentang perkembangan kinerja organisasi
pada periode tertentu.
3. Menyajikan model penyampaian informasi yang
sederhana, efisien, efektif dan transparan kepada stakeholder.
5. Sasaran
1. Menciptakan referensi atau panduan umum
informasi pelayanan PDAM berbasis kinerja dan berorentasi pada kebutuhan
stakeholder
2. Mendorong terciptanya citra positif terhadap informasi
pelayanan air minum
3. Digunakan sebagi media komunikasi yang efektif bagi
manajemen PDAM
6. Tim Pelaksana
Susunan Tim Pelaksana Program, meliputi ;
a. Sukmayeni. Sy : Koordinator/ Supervissor
b. Abdul Gani : Team Leader
c. Wiwit Heris : Communication Specialist
d. Akhmad Saeful B : Computer Support
e. Ruswanto/ Risma : Financial Administration
Kegiatan lokakarya dilaksanakan di Hotel Millenium, Jakarta tanggal
21 September 2005 dengan melibatkan PDAM diwilayah Jawa Barat & Banten,
Unsur PEMDA, Pemerintah Pusat, Lembaga Donor, Unsur PERPAMSI, Asosiasi,
Komponen Masyrakat/ LSM dan unsur stakeholder lainnya, secara rinci
peserta lokakarya sebagai berikut ;
DAFTAR PESERTA LOKAKARYA
PANDUAN INFORMASI BERBASIS KINERJA BAGI PDAM
YANG BERORIENTASI STAKEHOLDER
HOTEL MILLENIUM, 21 SEPTEMBER 2005
Agenda Lokakarya
Kesimpulan
& Rekomendasi
Dari rangkaian kegiatan lokakarya dengan melalui berbagai pembahasan dan
diskusi panel, kesimpulan dan rekomendasi hasil lokakarya, sebagai berikut
:
KESIMPULAN HASIL LOKAKARYA
1. Draft panduan informasi yang dibuat pada prinsipnya
bisa diterima dan dipahami, namun demikan beberapa point indikator masih
perlu direvisi.
2. Pembuatan indikator kinerja PDAM yang akan diinformasikan kepada stakeholder,
tidak saja berupa output tetapi sebaiknya mempertimbangkan outcome
dan impact.
3. Implementasi panduan informasi cukup bermanfaat bagi kepentingan PDAM
dan Stakeholder, terutama pihak Badan Pengawas dapat diajadikan referensi
dalam penilaian kinerja PDAM.
4. Masyarakat berhak untuk mendapatkan informasi pelayanan air minum dengan
benar, jujur dan transparan sesuai dengan harga yang dibayar.
5. Stakeholder merupakan hal yang penting bagi perusahaan pelayanan umum
(public utility), sehingga identifikasi terhadap kebutuhan informasi perlu
dilakukan dengan baik, untuk menyediakan informasi
yang efektif.
6. PDAM sangat sulit untuk memenuhi semua keinginan stakeholder dan dibutuhkan
pemilihan media informasi & identifikasi kepentingan yang menerima
informasi.
7. Ada persepsi yang berbeda tentang informasi kinerja karena perbedaan
sumberdaya/ lokasi
8. Bagaimana Badan Pengawas menggunakan panduan informasi sebagai public
relation / peran dalam meningkatkan kualitas pelayanan informasi PDAM
dengan pendekatan Tata Kepemerintahan Yang Baik.
9. Pelakasanaan lokakarya ini dinilai penting dan relevan dengan perkembangan
paradigma baru pelayanan air minum serta untuk antisipasi diberlakukannya
RUU kebebasan masyarakat akses informasi, untuk itu perlu ditindaklanjuti
hasil lokakarya dalam bentuk Pilot Implementasi ke beberapa
PDAM & Stakeholder.
10. Panduan informasi hendaknya menggunakan istilah yang seragam dan lazim
digunakan di PDAM serta tidak menimbulkan persepsi yang berbeda di
kalangan PDAM maupun masyarakat.
11. Panduan informasi ini dnilai memiliki relevansi yang kuat dengan sistem
benchmarking untuk mengukur penilaian dan dampak informasi kinerja stakeholder.
PESAN DAN KESAN DARI PESERTA
1. Lokakarya yang diselenggarakan pihak PERPAMSI bekerjasama dengan US-EAP
dan The Asia Foundation bermanfaat dan perlu ditindaklanjuti.
2. Panitia perlu mengevaluasi tentang daftar hadir peserta yang cukup
representatif, namun ada beberapa unsur undangan yang tidak dapat hadir.
3. Untuk penyempurnaan panduan informasi dan menindaklanjuti hasil lokakarya,
sebaiknya POKJA AMPL di daerah dapat dimanfaatkan sebagai stakeholder
4. Agar data dan informasi yang berhubungan dengan air minum & penyehatan
lingkungan (AMPL) dapat LINK dengan PERPAMSI dan PDAM.
5. Penyampaian informasi PDAM kepada masyarakat, sebaiknya menggunakan
pendekatan edukasi untuk lebih memberdayakan potensi yang ada dilingkungan
publik.
Output yang dihasilkan dari studi panduan
informasi PDAM berbasis kinerja yang berorientasi stakeholder atas kerjasama
PERPAMSI - The ASIA Foundation dan US-EAP/USAID, meliputi ;
1. Panduan informasi Kinerja PDAM bagi kebutuhan pelanggan
2. Panduan informasi Kinerja PDAM bagi kebutuhan PEMDA
3. Panduan informasi Kinerja PDAM bagi kebutuhan DPRD
4. Pedoman Strategi Komunikasi PDAM Beroreintasi Stakeholder
Informasi detail
hasil studi dapat diperoleh dalam bentuk CD - Bagi yang berminat dan membutuhkan
dapat menghubungi Tim Benchmarking Pusat melaui Email : pdambc@perpamsi.org
atau telpon di nomor : 021-5703729/ 5703730