![]() |
| 2007 PDAM Lepas dari Subsidi Pemkot http://www.indomedia.com/sripo/2004/06/05/0506kot1.htm - Laksanakan Perbaikan Jaringan PALEMBANG, SRIPO — Perusahaan Daerah
Air Minum (PDAM) Tirta Musi diharapkan mandiri alias lepas dari subsidi
Pemkot melalui dana APBD, pada tahun 2007 mendatang. Karena itu PDAM akan
melakukan upaya perbaikan sistem jaringan, program meterisasi serta rehabilitasi
dan reposisi 80 persen pipa yang kini di badan dan bahu jalan. Tiga program
besar yang harus dilakukan dalam tiga tahun kedepan ini, bertujuan untuk
memperluas pelayanan dan menjaring konsumen air sebanyak-banyaknya dengan
mengedepankan kualitas pelayanan. Setidaknya, target sambungan langganan
di 2006, sebanyak 138.000-140.000 pelanggan. “Dengan jumlah pelanggan
yang besar ditambah pelayanan yang baik, pada 2007 PDAM sudah mampu berdiri
sendiri tanpa subsidi dari Pemkot,” kata Ketua Badan Pengawas PDAM
Tirta Musi Palembang, Drs Charles Panggabean, AK, Jumat (4/6). Untuk menuju
persiapan itu, lanjut Charles, direksi dan staf PDAM diminta untuk segera
mengembalikan 64 persen produksi air yang hilang, yang dinyakini digunakan
masyarakat kota secara ilegal dengan berbagai cara. Menurutnya, produksi
air periode April 2004 sebesar 2,437 juta liter/detik sementara air yang
didistribusikan ke pelanggan di kawasan Seberang Ulu (SU) maupun Seberang
Ilir (SI) 2,393 juta liter/detik. Sementara, air yang tertagih dalam bentuk
lembaran rekening hanya 850 ribu liter/detik. Dari jumlah itu, perusahaan
daerah kehilangan air bersih sebesar 1,513 juta liter/detik atau 64 persen.
Charles tidak yakin, kehilangan 64 persen air PDAM tersebut akibat kebocoran
pipa yang sudah berusia tua. “Kalau ada pipa bocor, tanda-tandanya
ada sehingga mudah dilacak kalau angka 64 persen benar-benar bocor, maka
Palembang akan banjir. Tapi ini kan tidak,” katanya.“Jadi
tugas direksi untuk menangkapi pelanggan yang maling air. Selama tiga
tahun kedepan, harus diseimbangkan antara produksi, distribusi dan air
yang terekening,” kata Charles. Subsidi 2004
|