PERPAMSI - Persatuan Perusahaan Air Minum di Seluruh Indonesia
klik di sini untuk cetak

Kinerja PDAM harus diaudit

http://www.surya.co.id/04062004/05b.phtml

Malang, Surya - Direktur Parliament Watch Indonesia (ParWI) wilayah Malang, Nuruddin Hady SH, mendesak Pemkab Malang agar mengaudit kinerja PDAM setempat. Sebab, kalau dibiarkan berjalan apa adanya, ia yakin pelayanan PDAM tetap tak ada kemajuan.

Menurut Nuruddin, bukan rahasia umum lagi kalau pelayanan PDAM cenderung dikeluhkan pelanggan. Itu disebabkan, kurang adanya kontrol ketat dari eksekutif dan legislatif. "Buktinya saja selama dua tahun ini pelayanan PDAM tetap buruk, sehingga dikeluhkan oleh pelanggannya," kata Nuruddin saat dihubungi Surya terkait penilaian kinerja PDAM yang tak profesional, Kamis (3/6).

Justru, yang disesalkan oleh ParWI itu, menurut Nuruddin, selama ini baik eksekutif maupun legislatif tak ada reaksi, meski pelayanan PDAM sempat dikeluhkan pelanggannya. Dalam hal ini, tambah dia, Dirut PDAM Muhammad Hasan tidak terlalu salah karena ia merasa kinerjanya sudah bagus. Buktinya, tak ada komplain dari Pemkab Malang. "Apalagi, selama ini tak ada target perkembangan PDAM. Yang penting bisa memenuhi target Rp 1,2 miliar per tahun, beres. Padahal, untuk melakukan kontrol, paling tidak ya dilakukan auditlah, biar mengetahui secara pasti bagaimana kemajuan PDAM selama dua tahun ini," terangnya.

Justru yang lucu, menurutnya, kalangan anggota dewan malah tidak tahu sama sekali perkembangan PDAM yang telah mengalami kerugian Rp 1 miliar per bulan, akibat kebocoran air di tingkat pelanggan. "Dewan justru tahunya soal kemajuan PDAM saja, tanpa mengetahui sisi kekurangannya. Ini kan tidak imbang," tandas dia. (fiq)