PERPAMSI - Persatuan Perusahaan Air Minum di Seluruh Indonesia
klik di sini untuk cetak

Penyelesaian IPA Bendang Akhirnya Dialihkan

SAMARINDA - Guna mempercepat penyelesaian instalasi pengolahan air (IPA) di Desa Bendang yang telah dua kali minta perpanjangan waktu, akhirnya Pemkot Samarinda dan PT Wahana Abadi Tirtateknika Sejati (PT WATS) memutuskan untuk menunjuk kontraktor baru sebagai pelaksana.

Dalam hal ini Pemkot dan PT WATS akan bertindak sebagai onwer yang memesan pekerjaan tersebut.

"Dalam rapat Sabtu (4/4) kemarin, kami sepakat menunjuk kontraktor baru untuk penyempurnaan menyelesaikan IPA Bendang tahap pertama dan kedua dengan kapasitas masing-masing 200 liter/detik dan 400 liter/detik. Sementara untuk tim supervisinya akan dibentuk secara terpadu dari Pemkot, PDAM dan PT WATS," ungkap Sekkot Samarinda HM Saili kepada Kaltim Post, kemarin.

Saili tak mengelak bila penunjukkan kontraktor ini disebabkan selama ini PT WATS telah melakukan wanprestasi (ingkar janji) terhadap perjanjian yang telah disepakati. "Ya mungkin ini jalan terbaik yang harus ditempuh," ucapnya.

Disinggung tugas kontraktor tersebut, Saili mengatakan akan melakukan penyempurnaan pekerjaan yang berdasarkan hasil evaluasi PDAM masih dibawah standar. Misalnya cor beton gorong-gorong limbah, pekerjaan jalan masuk, bangunan kantor, dan beberapa item proyek lainnya. "Tapi kalau menyangkut peralatan teknis IPA seperti reservoar dan peralatan lain masih ditangani dan diselesaikan oleh PT WATS," tuturnya.

Meski telah dialihkan ke pihak ketiga namun Saili tetap tidak berani memasikan kapan bisa berproduksi. Apalagi sekarang selain baru penunjukan juga pihak PDAM masih menyusun jadwal berdasarkan pekerjaan teknis di lapangan. "Sebenarnya awal April ini bisa saja IPA Bendang diuji coba dan dioperasikan. Tetapi dikhawatirkan dalam waktu 2-3 bulan akan dilakukan perbaikan karena belum rampung seratus persen. Nanti yang akan menjerit warga lagi. Karena itu, kita menginginkan pekerjaan itu diselesaikan dengan kualitas yang baik," tuturnya.

Soal siapa kontraktor yang akan ditunjuk, Saili mengatakan belum bisa ditentukan karena masih disusun rancangannya oleh tim supervisi. "Setelah ini selesai, baru akan kita tunjuk siapa kontraktornya," ucapnya.(gs

Sumber : (http://www.kaltimpost.web.id/berita/index.asp?Berita=Samarinda&id=71620)